pengaruh game online terhadap waktu belajar dan interaksi sosial siswa
Postingan oleh.
SMP ALMIRA
di kategori
News
pada
game online sekarang sudah jadi bagian besar dari kehidupan banyak anak smp karena hampir setiap hari mereka melihat teman temannya main game dan malah ikut main juga apalagi sekarang internet cepat dan hp gampang didapat jadi game bisa dimainkan kapan saja dan di mana aja hal ini membuat banyak siswa lebih sering main game daripada membuka buku pelajaran terutama kalau mereka sedang punya game favorit yang lagi seru untuk dimainkan
karena sering main game banyak penelitian menemukan kalau waktu belajar jadi terganggu misalnya penelitian dari cahyani dan friyatmi menjelaskan kalau kecanduan game online bisa menurunkan prestasi sekolah karena anak anak jadi susah berkonsentrasi saat pelajaran berlangsung mereka gampang lelah kurang fokus dan sering mengantuk karena malamnya dipakai untuk bermain dan akibatnya ketika guru menjelaskan materi mereka tidak bisa menyerap informasi dengan baik
di sdn sembaturagung 01 guru guru juga mengatakan banyak siswa yang lebih memilih main game daripada mengerjakan pr beberapa siswa bahkan mengaku sengaja menunda tugas karena ingin menyelesaikan pertandingan atau misi di dalam game akhirnya pr dikerjakan terburu buru atau malah lupa dikerjakan sama sekali hal seperti ini membuat nilai tugas menurun dan ritme belajar jadi berantakan
jurnal pendas dari universitas pendidikan indonesia juga menyebutkan bahwa bermain game berlebihan bisa mengganggu daya serap pelajaran meskipun ada game yang bisa melatih strategi atau kecepatan berpikir hal itu tidak akan bermanfaat kalau waktu bermain tidak dibatasi karena tubuh dan pikiran yang lelah tidak bisa digunakan untuk belajar secara optimal
pengaruh game online juga terlihat pada interaksi sosial penelitian dari wijaya soesilo dan tagela menunjukkan bahwa banyak remaja lebih nyaman berkomunikasi di dunia game daripada berbicara secara langsung di dunia nyata mereka sering aktif dalam voice chat atau chat game tetapi ketika berhadapan langsung dengan teman sebaya mereka menjadi lebih pendiam atau canggung ini menunjukkan bahwa kebiasaan berinteraksi di ruang virtual dapat mengurangi kemampuan komunikasi tatap muka
penelitian dari pratiwi dan yusnaldi dalam jurnal basicedu juga menemukan bahwa anak yang terlalu banyak bermain game dapat mengalami penurunan empati mereka menjadi kurang sensitif terhadap perasaan orang lain dan terkadang tidak ingin terlibat dalam kegiatan sosial di sekolah atau lingkungan sekitar mereka lebih memilih menghabiskan waktu sendiri di depan layar meskipun dalam game mereka terlihat aktif
di tingkat mahasiswa penelitian dari pujiyana dan rekan-rekan menunjukkan bahwa game online dapat membuat mahasiswa kurang aktif berorganisasi karena mereka merasa lebih nyaman bersosialisasi secara digital daripada bertemu langsung di kampus
meskipun begitu game online tidak sepenuhnya buruk artikel dari kompas menjelaskan bahwa game yang bersifat kerja sama dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi kerja tim dan rasa percaya diri beberapa anak bahkan bisa mendapatkan teman baru karena mereka memiliki minat yang sama dalam bermain game jadi game sebenarnya bisa memberikan manfaat selama penggunaannya tidak berlebihan
karena itu game online perlu dimainkan dengan batas yang jelas agar tidak mengganggu waktu belajar dan tidak mengurangi kemampuan berinteraksi secara langsung dengan orang lain selama waktu bermain diatur dengan baik game tetap bisa menjadi hiburan yang menyenangkan dan bermanfaat
kadang juga ada siswa yang sebenarnya mau mengurangi main game tapi susah karena sudah jadi kebiasaan setiap hari apalagi kalau teman teman dekatnya juga main karena itu jadi mereka merasa harus ikut supaya tidak ketinggalan ini bikin mereka makin sulit mengatur waktu padahal kalau mereka bisa ngurangin sedikit saja mereka masih bisa main game tapi tetap punya waktu cukup buat belajar dan ketemu teman secara langsung
referensi
cahyani, h.d. & friyatmi, f. (2025). jiip jurnal ilmiah ilmu pendidikan
penelitian di sdn sembaturagung 01 (laporan guru sekolah)
jurnal pendas, universitas pendidikan indonesia
wijaya, l.d.c., soesilo, t.d., tagela, u. jurnal wahana konseling
pratiwi, a. & yusnaldi, e. jurnal basicedu
pujiyana rekan-rekan. (2025). indonesian journal of social science
artikel kompas tentang dampak game online
Di rangkum oleh Azka Syahmi Gunadi